Beberapa waktu yang lalu, saat gue dan teman-teman berbincang tentang golongan-golongan di Indonesia, salah satu teman mengaku sebagai bagian dari golongan Ahlu Assnunnah wa Aljama’ah (atau sering disingkat, Aswaja). Gue tahu maksudnya merujuk ke salah satu golongan Islam terbesar di Indonesia. Tapi jujur, gue kurang begitu setuju dengan pengakuan itu.

Menurut gue, Aswaja bukan hanya terbatas pada golongan tertentu. Harusnya Aswaja bukan tentang kelompok, tapi tentang kebiasaan. Orang-orang yang termasuk ahlu assunnah seharusnya setiap perilakunya mencontoh teladan nabi. Orang yang termasuk ahlu aljamaah seharusnya selalu bersama-sama melakukan kebaikan. Mereka juga tidak perlu mengaku, cukup melakukan, biarkan Allah yang menilai.

Gue berkata ini bukan berarti gue tidak suka dengan mereka. Ini hanya ungkapan ketidaksetujuan gue dengan itu semua. Gue juga lahir dan dibesarkan dalam golongan terkait. Jika memang gue salah dalam memahami hal tersebut, tolong koreksi kesalahan ini.
Innallah a’lam

Kommentare