Dimulai dari temen gue, sebut saja namanya Jofar, yang berimajinasi memiliki temen cewe yang katanya cakep. Si Jofar ini selalu berkata bahwa dia ga bisa jadian cewek itu karena orang tuanya bilang dia ga boleh nikah sama cewek yang pendek. Aneh memang, gue dan temen lainnya pun bingung, nih orang ngayal nanggung banget, kenapa ga sekalian yang tinggi aja. Kenapa dia menghayalkan cewe yang pendek kalo ujungnya menyusahkan dirinya sendiri. Tapi ya sudahlah ya, hati jomblo siapa yang tahu.

Penyakit yang disebabkan lamanya masa jomblo ini rupanya juga menyebar ke teman-teman sekamar lainnya. Mereka mengaku kenal bahkan dekat dengan “cewek”. Tentu saja gue ga tega bilang kalo cewe itu cuma imajinasi.

Dengan latar belakang tersebut, maka gue dan temen-teman membuat peraturan khusus tentang ini, yang isinya:
(1) Setiap orang berhak memiliki pasangannya masing-masing tidak terkecuali para jomblo
(2) Setiap jomblo berhak berimajinasi tentang pasangannya masing-masing.
(3) Untuk memastikan hak (1) dan (2), maka setiap orang dilarang untuk mengganggu imajinasi para jomblo.

Kommentare